- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM Samarinda — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Samarinda mengimbau masyarakat untuk mulai menghemat penggunaan air bersih sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau tahun 2026.
Imbauan tersebut disampaikan seiring mulai terlihatnya penyusutan volume air baku di beberapa wilayah, meski pasokan air saat ini masih dalam kondisi stabil.
Asisten Manajer Humas Perumda Tirta Kencana, Haidir Fadli, menyebut seluruh instalasi pengolahan air (IPA) masih beroperasi normal.
“Saat ini 18 IPA masih beroperasi normal dan belum terdampak secara signifikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, potensi gangguan dapat muncul ketika musim kemarau berlangsung panjang, terutama akibat intrusi air laut ke Sungai Mahakam yang memengaruhi kualitas air baku.
“Jika kadar klorida pada air baku melebihi 250 ppm, secara teknis air tersebut tidak dapat diolah menjadi air bersih,” katanya.
Kondisi tersebut berisiko menurunkan kualitas air baku sehingga berdampak pada proses pengolahan air bersih.
Perumda juga menyampaikan bahwa distribusi air secara bergilir dapat menjadi opsi apabila kondisi air baku tidak memungkinkan, serta mengimbau masyarakat menyiapkan cadangan air untuk kebutuhan sehari-hari. (sky/mar)
Komentar