- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud (Hamas), memastikan dukungan parlemen terhadap agenda strategis pemerintah daerah dalam penyusunan APBD Tahun 2026. Salah satu fokus utama yang kembali diusung adalah program layanan pendidikan gratis dan penyusunan Perda pendidikan yang sedang digodok bersama Pemprov Kaltim.

Hamas menuturkan proyeksi nilai APBD Kaltim 2026 berada di angka kisaran Rp15 triliun. Menurutnya, pemerintah daerah masih menempatkan pendidikan sebagai salah satu pilar pembangunan, termasuk rencana alokasi sekitar Rp1,4 triliun untuk layanan pendidikan gratis. “Kalau masuk dalam program prioritas pemerintah daerah, DPRD tentu akan mengawal. Yang terpenting kita pastikan ruang fiskal kita memadai,” ujar Hamas, Senin (01/12/2025).
Ia menambahkan proses pembahasan anggaran akan dilakukan secara komprehensif menjelang akhir November, agar setiap pos belanja dan program strategis tersusun secara terukur. DPRD ingin sinkronisasi antara rencana pendidikan, kemampuan fiskal daerah, dan struktur pendapatan berjalan seimbang sehingga implementasinya dapat dipertanggungjawabkan.
Selain mendukung kebijakan prioritas, Hamas juga mengingatkan agar desain anggaran memperhatikan aspek keberlanjutan. Ia menilai program pendidikan tidak boleh hanya berorientasi jangka pendek atau sekadar menjadi jargon politik anggaran. “Kita ingin masyarakat bisa merasakan manfaat secara nyata, bukan hanya program yang tertulis di dokumen anggaran,” tegasnya.
DPRD, kata Hamas, mendorong agar pembahasan teknis termasuk rancangan Perda pendidikan segera diselaraskan dengan komitmen pemerintah daerah menghadirkan pendidikan inklusif dan berkualitas. Dengan alokasi anggaran yang signifikan, ia berharap sektor pendidikan mampu melahirkan SDM unggul yang akan menopang pembangunan daerah dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan proyeksi APBD yang stabil di angka Rp15 triliun, Hamas meyakini pemerintah memiliki ruang untuk memperkuat investasi di sektor pendidikan. “Pendidikan adalah fondasi peningkatan daya saing daerah. Kalau kita kelola anggarannya secara bijak, Kaltim akan menuai hasilnya dalam bentuk SDM yang kompetitif,” tutupnya. (adv/sen/dprd prov kaltim)
Komentar