- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA - Pengurus Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) DPW Kalimantan Timur periode 2025–2030 resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Jumat malam (28/11). Acara ini turut dihadiri Anggota DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin dan Yonavia yang mewakili unsur pimpinan legislatif. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan DPRD Kaltim terhadap penguatan peran cendekiawan Dayak di daerah.

Dalam sambutannya, Fuad Fakhruddin menegaskan pentingnya ICDN sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan DPRD Kaltim. Menurutnya, kehadiran cendekiawan Dayak berkontribusi besar dalam pengembangan sumber daya manusia, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Kalimantan Timur yang kaya akan keberagaman suku dan tradisi.
Fuad juga menyampaikan bahwa peran organisasi berbasis intelektual seperti ICDN sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan pembangunan daerah. “Kami di DPRD Kaltim siap berkolaborasi dan membuka ruang komunikasi dengan ICDN, demi mendorong kemajuan masyarakat Dayak secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Yonavia yang juga dilantik sebagai salah satu pengurus ICDN menekankan komitmennya untuk bekerja bersama seluruh jajaran pengurus. Ia menyebut pelantikan ini sebagai momentum untuk memperkuat kontribusi kaum cendekia Dayak melalui program-program konkret yang menyasar peningkatan kualitas pendidikan, ekonomi kreatif, hingga pelestarian adat dan budaya.
Para pengurus ICDN DPW Kaltim yang baru dilantik juga menyatakan kesiapan mengembangkan berbagai inisiatif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Mereka berharap dukungan pemerintah daerah dan legislatif dapat menjadi energi positif dalam perjalanan organisasi lima tahun ke depan.
Dengan pelantikan ini, DPRD Kaltim berharap kolaborasi dengan ICDN semakin erat, sehingga peran cendekiawan lokal dalam pembangunan daerah dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kalimantan Timur, khususnya masyarakat Dayak sebagai salah satu pilar penting keberagaman budaya di Nusantara. (adv/sen/dprd prov kaltim)
Komentar