- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM Samarinda – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur, Irwansyah, mengimbau seluruh pemangku kebijakan di Kaltim untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di hadapan publik. Ia menegaskan bahwa setiap pernyataan harus berbasis data dan fakta serta menghindari narasi yang provokatif, demi menjaga kondusivitas sosial di tengah derasnya arus informasi.
Irwansyah menyebutkan, di era digital saat ini, penyebaran informasi yang tidak akurat bisa berlangsung sangat cepat. Jika pernyataan yang dikeluarkan tidak didukung fakta yang jelas, hal tersebut berpotensi memicu kesalahpahaman bahkan menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Kami berharap para pemangku kebijakan benar-benar memastikan setiap pernyataan yang disampaikan kepada publik berbasis data dan fakta serta tidak bersifat provokatif,” tegas Irwansyah.
Ia menambahkan, komunikasi yang bijak dari pejabat publik menjadi kunci penting dalam membangun kepercayaan masyarakat serta mencegah perpecahan. Menurutnya, media juga memiliki peran strategis dalam meredam potensi ketegangan. Jika sebuah pernyataan yang memicu kontroversi terlanjur muncul, media perlu bergerak cepat untuk melakukan klarifikasi dan memberikan informasi yang akurat.
“Media harus menjadi garda terdepan dalam memastikan masyarakat menerima informasi yang terverifikasi, sehingga dampak negatif dari misinformasi dapat diminimalisasi,” ujarnya.
Irwansyah juga menekankan pentingnya ketegasan pemerintah dalam merespons situasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Ia menyoroti banyaknya kekacauan di berbagai daerah yang berawal dari miskomunikasi dan pernyataan yang tidak bertanggung jawab.
“Chaos sekarang terjadi di banyak tempat, mudahan di Kaltim tidak terjadi,” ungkapnya penuh harap.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa jika keresahan sosial dibiarkan, dampaknya bisa sangat luas, mulai dari melumpuhkan perekonomian, mengganggu aktivitas pendidikan, hingga memicu tindak kejahatan seperti penjarahan, perampokan, bahkan kekerasan. Oleh karena itu, koordinasi yang solid antara pemerintah, media, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk memastikan Kalimantan Timur tetap aman, damai, dan kondusif. (adv/sky/diskominfo kaltim)
Komentar