- Indonesia, Samarinda
WARTA-DIGITAL.COM SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi, mempertanyakan kesiapan pemerintah provinsi dalam merawat infrastruktur jalan, menyusul kerusakan di Jalan Nasional Desa Batuah yang memaksa peralihan arus lalu lintas ke jalur alternatif Sanga Sanga–Muara Kembang–Jembatan Dondang di Muara Jawa.

Menanggapi kondisi terkini jalan provinsi yang dinilai belum maksimal dalam menghadapi situasi darurat seperti longsor. “Sanga Sanga–Muara Kembang–Jembatan Dondang Muara Jawa harus ditangani karena ada peralihan jalan akibat longsor di Jalan Nasional Batuah,” ujarnya menegaskan.
Reza menyoroti bahwa jalur alternatif yang kini digunakan akibat bencana longsor tidak dirancang untuk menampung volume kendaraan sebesar jalan nasional, sehingga memerlukan penanganan segera. Selain menyoroti jalur eksisting, ia juga mendorong adanya pembangunan jalan baru untuk menunjang konektivitas lintas wilayah.
“Buat jalan baru dari Jongkang tembus ke Ring Road. Masukkan dalam usulan program,” ucapnya, mendorong agar hal ini menjadi bagian dari prioritas pembangunan provinsi.
Dalam rapat bersama Bina Marga, diketahui bahwa kemantapan jalan utama di Kaltim telah mencapai 99 persen. Namun, angka itu belum mencerminkan tantangan nyata di lapangan, seperti masalah drainase, status lahan yang belum tuntas, serta ancaman banjir musiman yang kerap merusak badan jalan. Hal ini menjadi catatan penting yang menurut Reza harus segera ditangani dengan koordinasi lintas sektor. (adv/sky)
Komentar